"It's connected to Rabbi Shimon bar Yochai, a great sage who, according to tradition, passed away on Lag B'Omer and asked that the day be marked with happiness. It also commemorates the end of a terrible plague among Rabbi Akiva's students. Each night between Passover and Shavuot, we count the Omer."
Hari itu terhubung dengan Rabbi Shimon bar Yochai, seorang bijak agung yang, menurut tradisi, wafat pada Lag B'Omer dan meminta agar hari itu dirayakan dengan penuh kebahagiaan. Hari itu juga memperingati berakhirnya wabah mengerikan di antara murid-murid Rabbi Akiva. Setiap malam antara Paskah dan Shavuot, kita menghitung Omer.
Perayaan ini memperingati berhentinya wabah yang menewaskan murid-murid Rabbi Akiva dan wafatnya Rabbi Shimon Bar Yochai, yang ditandai dengan menyalakan api unggun, pernikahan, dan piknik.
Lag BaOmer
"Lag" berasal dari angka Ibrani ל״ג (Lamed=30, Gimel=3), yang berarti 33, sedangkan "BaOmer" berarti "dalam Omer". Jadi, artinya adalah "Hari ke-33 dalam Penghitungan Omer".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar