Gambar ini menceritakan momen kontemplasi atau refleksi diri seorang pemuda di dalam ruangan. Cahaya kuning yang menerobos masuk dari jendela memberikan kesan adanya momen pencerahan, doa, atau hubungan spiritual dengan Sang Pencipta di tengah kesunyian hari.
Melukiskan apa yang Saya pikirkan. Nazwa, Indonesia. Sketsa, ilustrasi, dan sedikit cerita di balik garis-garisnya. Sebagian gambar di sini lahir dari rasa terima kasih.
Minggu, 17 Mei 2026
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tebelah dan Keduniawian
Cerita di balik lukisan ini mengisyaratkan sebuah momen kontemplasi yang intim dan mendalam. Dengan membelakangi pengamat, sosok tersebut ta...
-
"It's connected to Rabbi Shimon bar Yochai, a great sage who, according to tradition, passed away on Lag B'Omer and asked that ...
-
Pernahkah melihat fenomena rambut jambang (payot /sidelock ) kelihatan kurang atmosfer menyentuh pada esensi budaya Hasidik? Tentu saja, Say...
-
Seseorang dari komunitas agama yang sangat konservatif dan memegang teguh tradisi merasa harus membuat pernyataan publik yang sangat persona...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar