Seorang diri; Hasidik memiliki identitas (kippah, jas panjang/bekishe, tzitzit(tidak ditonjolkan)) bukan siapa-siapa, menari; Honga dalam cahaya semburat pink kelembutan seperti . Seperti biasa memasang wajah datar, meski datar ia terlihat menari dengan penuh semangat, melambaikan tangan, menggerakkan kaki sehingga dikenal tarian; Honga.
Melukiskan apa yang Saya pikirkan. Nazwa, Indonesia. Sketsa, ilustrasi, dan sedikit cerita di balik garis-garisnya. Sebagian gambar di sini lahir dari rasa terima kasih.
Selasa, 19 Mei 2026
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tebelah dan Keduniawian
Cerita di balik lukisan ini mengisyaratkan sebuah momen kontemplasi yang intim dan mendalam. Dengan membelakangi pengamat, sosok tersebut ta...
-
"It's connected to Rabbi Shimon bar Yochai, a great sage who, according to tradition, passed away on Lag B'Omer and asked that ...
-
Pernahkah melihat fenomena rambut jambang (payot /sidelock ) kelihatan kurang atmosfer menyentuh pada esensi budaya Hasidik? Tentu saja, Say...
-
Seseorang dari komunitas agama yang sangat konservatif dan memegang teguh tradisi merasa harus membuat pernyataan publik yang sangat persona...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar