Di sudut kota tua yang mulai memudar menjadi warna ungu pekat, Benjamin melangkah pergi. Dengan sebuah koper dan topi lebar yang kokoh, ia meninggalkan kehangatan jendela rumahnya demi sebuah panggilan masa depan.
"Kerinduan dan Jarak" adalah sebuah perjalanan tentang melepaskan kenyamanan dan merangkul ketidakpastian. Sebuah narasi tentang tradisi Hasidik yang bersinggungan dengan modernitas, di mana setiap putaran roda koper adalah langkah menuju tanah yang baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar