Illustrasi ini mengabadikan sebuah momen kontemplasi spiritual atau doa yang mendalam di tengah dunia modern. Meskipun latar belakangnya tampak ramai oleh potongan-potongan bentuk geometris yang bisa diibaratkan sebagai kebisingan atau Distraksi kehidupan sehari-hari, sang pria Hasidic tetap mampu menarik diri ke dalam ruang batinnya sendiri untuk menemukan keheningan.
Melukiskan apa yang Saya pikirkan. Nazwa, Indonesia. Sketsa, ilustrasi, dan sedikit cerita di balik garis-garisnya. Sebagian gambar di sini lahir dari rasa terima kasih.
Sabtu, 30 Mei 2026
Tumbuh dalam Keheningan
Illustrasi ini mengabadikan sebuah momen kontemplasi spiritual atau doa yang mendalam di tengah dunia modern. Meskipun latar belakangnya tampak ramai oleh potongan-potongan bentuk geometris yang bisa diibaratkan sebagai kebisingan atau Distraksi kehidupan sehari-hari, sang pria Hasidic tetap mampu menarik diri ke dalam ruang batinnya sendiri untuk menemukan keheningan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tebelah dan Keduniawian
Cerita di balik lukisan ini mengisyaratkan sebuah momen kontemplasi yang intim dan mendalam. Dengan membelakangi pengamat, sosok tersebut ta...
-
"It's connected to Rabbi Shimon bar Yochai, a great sage who, according to tradition, passed away on Lag B'Omer and asked that ...
-
Pernahkah melihat fenomena rambut jambang (payot /sidelock ) kelihatan kurang atmosfer menyentuh pada esensi budaya Hasidik? Tentu saja, Say...
-
Seseorang dari komunitas agama yang sangat konservatif dan memegang teguh tradisi merasa harus membuat pernyataan publik yang sangat persona...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar